Ini Alasan Ario Kiswinar Tetap Menghormati Mario Teguh Sebagai Ayahnya


Drama keluarga Mario Teguh belum berakhir. Setelah disomasi, kini giliran Ario Kiswinar Teguh, 30, yang melaporkan balik sang motivator. Tuduhannya, dugaan pelanggaran UU ITE dan pencemaran nama baik. Kemarin (30/9) sekitar pukul 14.15, dengan didampingi ibunya, Aryani Soenarto, dan kuasa hukumnya, Ferry Amahorseya, Kiswinar sampai di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

''Halo, hai semua,'' kata Kiswinar ramah kepada awak media. Sambil membawa map merah, Kiswinar yang menggandeng ibunya langsung masuk ke ruang SPKT bersama pengacaranya.

Meski membawa kasus itu ke ranah hukum, Kiswinar mengaku tetap putra kandung Mario Teguh. Jalan yang ditempuhnya hingga sampai ke polisi tersebut juga merupakan cara untuk mendapat pengakuan. ''Dia (Mario) bilang seperti ini, sukses itu berasal dari manusia yang jujur,'' jelas Kiswinar.

Kiswinar menuturkan, Mario Teguh juga sempat berpesan, jika suatu saat dirinya berbohong, lalu mengakui dan mampu menerima akibatnya, itu merupakan hal yang jauh lebih baik daripada terus-menerus berbohong. Akibatnya akan jauh lebih buruk. ''Sip. Itu yang saya pegang sampai sekarang,'' ungkapnya tegas.

Bagaimanapun, Kiswinar tetap menghormati Mario Teguh.

"Teman-teman pasti tahu bahwa beliau bilang, beliau yang bawa, gendong saya. 'Yang saya adukkan susunya, saya bangunkan dia kalau pagi'. Ya seperti itu Anda sendiri dengar dan ya itu yang terjadi dan bisa dipastikan semua keluarga saya, 'ya memang itu bapak kamu'. Jadi, hal itu lebih dari cukup bagi saya untuk menghormati beliau sebagai bapak saya,'' ucapnya. (jawapos)
Loading...

    Loading...